Example floating
Example floating
Uncategorized

Menu MBG SPPG Al Huda 007 Sapeken Disorot Warganet, Penerima Manfaat Ungkap Kekecewaan

133
×

Menu MBG SPPG Al Huda 007 Sapeken Disorot Warganet, Penerima Manfaat Ungkap Kekecewaan

Sebarkan artikel ini

Sumenep, pilarjatim.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan SPPG Al Huda 007 Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, tengah menjadi sorotan publik setelah beredarnya unggahan bernada protes di berbagai media sosial.

Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan muncul di grup WhatsApp “Komunitas Kepulauan Kangean (KWK)”. Dalam unggahan tersebut, terpampang foto menu MBG yang disertai caption mencolok bertuliskan “Awas ya”, yang ditafsirkan sebagai bentuk kekecewaan dan peringatan dari penerima manfaat terhadap kualitas makanan yang dibagikan.

Unggahan itu segera menyebar dan memantik reaksi luas dari warga, orang tua siswa, hingga pemerhati pendidikan dan gizi. Banyak yang menilai menu yang ditampilkan dalam foto tersebut tidak mencerminkan standar Badan Gizi Nasional (BGN) yang seharusnya menjadi acuan pelaksanaan MBG.

“Kalau ini benar menu yang dibagikan, sangat jauh dari yang dijanjikan program MBG. Ini bukan sekadar soal rasa, tapi soal gizi anak-anak,” tulis salah satu anggota grup KWK.

Kekecewaan tersebut menguat karena MBG merupakan program nasional yang bertujuan memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang cukup, seimbang, dan layak. Dalam pedoman BGN, menu MBG wajib memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), termasuk unsur karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayur, serta buah.

Namun, menu yang beredar di media sosial justru dinilai tidak proporsional dan tidak sebanding dengan standar tersebut, sehingga menimbulkan dugaan bahwa pelaksanaan MBG di tingkat SPPG tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Sejumlah warga Kepulauan Kangean pun meminta adanya klarifikasi terbuka dan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG Al Huda 007 Sapeken. Mereka khawatir, jika hal ini dibiarkan, anak-anak akan menjadi pihak yang paling dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Al Huda 007 Sapeken belum memberikan pernyataan resmi terkait menu yang dipersoalkan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, serta dinas terkait segera turun tangan untuk memastikan bahwa program MBG benar-benar dilaksanakan sesuai standar, transparan, dan berpihak pada kepentingan kesehatan anak-anak, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada program tersebut.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *