Example floating
Example floating
Uncategorized

Diduga Kejar Cuan, SPPG Berkah Nusantara Peduli Sajikan MBG Tak Layak untuk Siswa

178
×

Diduga Kejar Cuan, SPPG Berkah Nusantara Peduli Sajikan MBG Tak Layak untuk Siswa

Sebarkan artikel ini

Sumenep, pilarjatim.id — SPPG Berkah Nusantara Peduli yang beroperasi di wilayah Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, tengah menjadi sasaran kecaman keras publik. Gelombang kritik merebak luas di berbagai media sosial setelah hidangan MBG yang disajikan kepada siswa dinilai tidak layak, tidak sesuai standar, dan jauh dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Salah satu kecaman tajam datang dari anggota grup WhatsApp Jejak Aktivis Sumenep, yang secara terbuka menilai menu MBG tersebut “seperti makanan burung”. Penilaian ini bukan tanpa sebab. Menu yang dibagikan dinilai miskin gizi, tidak mengacu pada standar Badan Gizi Nasional (BGN), serta tidak mencerminkan tujuan utama program Makan Bergizi Gratis.

Kecaman juga datang dari DPC LSM BIDIK Kecamatan Arjasa. Ketua DPC, Muhlis Fajar, menyebut penyajian menu tersebut sangat tidak wajar dan mencederai hak anak-anak sebagai penerima manfaat program negara.

“Menu yang disajikan ini jelas tidak masuk akal. Ini bukan soal selera, tapi soal gizi dan kesehatan anak-anak. Saya menilai penyelenggara sarat kepentingan dan lebih mengejar keuntungan besar ketimbang memikirkan masa depan generasi kita,” tegas Muhlis.

Ia bahkan mempertanyakan peran dan keberadaan ahli gizi yang seharusnya melakukan pengawasan ketat terhadap setiap menu MBG.

“Kemana ahli gizi yang seharusnya memonitor? Jangan-jangan justru ikut terlibat dalam praktik busuk ini. Kalau benar demikian, ini bukan kelalaian, tapi kejahatan moral,” tambahnya.

Muhlis juga mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dan Badan Gizi Nasional untuk segera turun langsung ke lapangan.

“Jangan hanya memantau lewat WhatsApp. Turun, lihat langsung, dan beri sanksi tegas. Jangan biarkan program mulia ini berubah jadi ladang cuan yang mengorbankan kesehatan anak-anak,” tegasnya.

Publik kini menuntut evaluasi total, audit menu, dan transparansi penuh terhadap pengelolaan MBG oleh SPPG Berkah Nusantara Peduli. Jika dugaan pelanggaran standar gizi terbukti, masyarakat mendesak agar kontrak dicabut dan penanggung jawab diproses sesuai aturan.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SPPG Berkah Nusantara Peduli, Dinas Kesehatan, maupun Badan Gizi Nasional demi keberimbangan informasi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan