Kangean, Pilarjatim.id – Turnamen sepak bola PSBA Cup 2026 mendapat banyak apresiasi dari masyarakat pecinta sepak bola, khususnya di wilayah Kecamatan Arjasa dan Kepulauan Kangean sekitarnya.
Turnamen yang sebelumnya sempat memanas akibat polemik keputusan diskualifikasi dua kesebelasan yang justru sempat ditetapkan sebagai juara bersama, yakni Nirmala FC dan Geslim FC, akhirnya menemui titik terang setelah digelar rapat dan klarifikasi di Pendopo Kecamatan Arjasa pada Senin malam, 11 Mei 2026.
Sebelumnya, keputusan yang menetapkan kedua tim yang telah didiskualifikasi sebagai juara bersama memicu kekecewaan dan kemarahan para pecinta sepak bola di wilayah kepulauan. Banyak pihak menilai keputusan tersebut kontroversial dan bertentangan dengan semangat sportivitas dalam kompetisi sepak bola.
Situasi bahkan sempat memanas setelah keputusan itu dianggap tidak mencerminkan keadilan bagi tim lain yang masih sah dalam kompetisi.
Namun dalam forum musyawarah yang digelar di Pendopo Kecamatan Arjasa, pihak Putra Mandiri FC secara resmi menyampaikan keberatan terhadap keputusan sebelumnya.
Pertemuan tersebut dihadiri Camat Arjasa, Kapolsek, Danramil, panitia penyelenggara, serta Ketua PSBA selaku penyelenggara turnamen.
Setelah melalui pembahasan dan musyawarah bersama, Ketua PSBA akhirnya memutuskan bahwa keputusan sebelumnya dinyatakan gugur atau dibatalkan. Dengan demikian, pertandingan final akan kembali digelar antara Putra Mandiri FC melawan Geslim FC untuk memperebutkan gelar juara satu dan dua.
Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan Sarwini selaku perwakilan Putra Mandiri yang menilai langkah PSBA telah menunjukkan sikap bijak dalam menjaga marwah sepak bola di Kepulauan Kangean.
“PSBA harus menjadi garda terdepan dalam menjaga sportivitas dan profesionalitas turnamen sepak bola. Saya juga berterima kasih kepada Ketua PSBA dan seluruh panitia penyelenggara. Keputusan yang dibuat hari ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Basri. Menurutnya, apabila keputusan sebelumnya tetap dipertahankan, maka hal itu dapat menjadi preseden buruk bagi dunia sepak bola di Kecamatan Arjasa dan Kepulauan Kangean secara umum.
“Kalau keputusan sebelumnya tetap dipertahankan, maka ini akan menjadi contoh buruk bagi turnamen sepak bola ke depan. Seolah-olah kegaduhan di lapangan bisa menjadi jalan untuk mendapatkan juara. Karena itu, keputusan untuk mengulang final adalah langkah yang tepat,” ungkapnya.
Dengan keputusan terbaru tersebut, PSBA Cup 2026 diharapkan kembali berjalan kondusif serta mampu menjaga nilai sportivitas, profesionalitas, dan kepercayaan masyarakat pecinta sepak bola di wilayah Kepulauan Kangean.
Hapus term: Kepulauan kangean Kepulauan kangeanHapus term: PSBA Arjasa kangean PSBA Arjasa kangeanHapus term: Pssi PssiHapus term: Putar mandiri B vs Geslim fc Putar mandiri B vs Geslim fc














