Berita

HUT RI ke-81 Berlalu, BRI Unit Kangean Disorot karena Dinilai Tidak Berpartisipasi

431
×

HUT RI ke-81 Berlalu, BRI Unit Kangean Disorot karena Dinilai Tidak Berpartisipasi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id — DPC LSM BIDIK Kecamatan Arjasa menyoroti minimnya partisipasi BRI Unit Kangean dalam kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di wilayah Kepulauan Kangean.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Muhlis Fajar yang menyayangkan sikap BRI Unit Kangean karena dinilai tidak memberikan kontribusi maupun berpartisipasi dalam kegiatan semarak kemerdekaan, sementara lembaga perbankan lain di wilayah kepulauan disebut turut memberikan dukungan.

Menurut Muhlis, sebagai salah satu lembaga perbankan yang memiliki banyak nasabah di wilayah Kepulauan Kangean, BRI Unit Kangean seharusnya memiliki kepedulian sosial dan ikut membangun kebersamaan dengan masyarakat.

“Saya sangat menyayangkan sikap BRI Unit Kangean. Banyak masyarakat Kepulauan Kangean yang menjadi nasabah. Tetapi dalam momentum HUT RI ke-81, kami menilai tidak ada kontribusi dan partisipasi yang terlihat,” tegas Muhlis.

Ia meminta pihak manajemen melakukan evaluasi dan lebih peka terhadap kegiatan sosial masyarakat di wilayah kepulauan.

Seruan Evaluasi untuk Pimpinan BRI

Muhlis juga menyerukan kepada pimpinan BRI agar mengevaluasi kinerja dan sikap BRI Unit Kangean dalam membangun hubungan sosial dengan masyarakat.

Menurutnya, dunia perbankan tidak hanya berbicara mengenai pelayanan dan keuntungan bisnis, tetapi juga kepedulian serta kontribusi positif terhadap lingkungan tempat lembaga tersebut menjalankan aktivitas.

“Semua pihak yang mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat harus memiliki kepedulian. Apalagi lembaga perbankan besar yang aktivitasnya berjalan berkat kepercayaan para nasabah,” ujarnya.

Muhlis menyebut sejumlah lembaga perbankan lain di Kepulauan Kangean telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat. Karena itu, ia berharap BRI Unit Kangean dapat segera melakukan evaluasi dan berbenah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa sorotan tersebut merupakan bentuk kritik dan kontrol sosial, bukan untuk menjatuhkan lembaga perbankan.

“Kami berharap BRI Unit Kangean membuka diri terhadap kritik. Evaluasi, berbenah, dan tunjukkan kepedulian kepada masyarakat Kepulauan Kangean,” pungkas Muhlis.

Kini publik menunggu tanggapan dan klarifikasi dari pihak BRI Unit Kangean terkait sorotan tersebut, khususnya mengenai partisipasi dan kontribusi mereka dalam kegiatan sosial masyarakat di wilayah Kepulauan Kangean.

Tinggalkan Balasan