PemerintahanBerita

Kadinsos Probolinggo inconsistent Sikap Pasif Camat Leces, Hak KPM di Abaikan Indikasi Keberpihakan Pejabat,!!!

397874
×

Kadinsos Probolinggo inconsistent Sikap Pasif Camat Leces, Hak KPM di Abaikan Indikasi Keberpihakan Pejabat,!!!

Sebarkan artikel ini

​PROBOLINGGO,PilarJatim.id- Penanganan kasus dugaan penyimpangan Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga miskin di Kabupaten Probolinggo kian menuai sorotan tajam. Kadinsos Probolinggo Rachmad Hidayanto inconsistent Sikap Pasif Camat Leces, Hak KPM di Abaikan Indikasi Keberpihakan Pejabat,!!! Ketidaktegasan aparat sipil negara (ASN) dan pejabat publik dalam menyelesaikan persoalan ini justru memperkuat indikasi adanya “main mata” dan keberpihakan oknum pejabat terhadap pihak-pihak tertentu.

Bansos “Dipermainkan”, Sikap Masa Bodoh Camat Leces Lukai Masyarakat.
​Kontradiksi Kepala Dinsos Probolinggo

​Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, sebelumnya berjanji akan menindaklanjuti kasus ini secara transparan. Pada saat mediasi di kantor Dinsos Probolinggo, Kadinsos secara tegas meminta agar dibuatkan surat pernyataan yang melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari Kepala Desa, (KK), pendamping PKH, TKSK, pendamping BPNT, hingga Sekretaris Desa (Sekdes).

Janji Manis Dinsos, Sikap Pasif Camat Leces
Pengabaian Hak 3 KPM Tigasan Wetan

​Namun, janji tersebut dinilai hanya sebatas gertak sambal. Hingga saat ini, apa yang disepakati bersama dalam mediasi tersebut sama sekali belum terealisasi dan seolah dibiarkan menguap begitu saja. Sikap kontradiktif ini menimbulkan kekecewaan mendalam bagi para korban dan warga yang menuntut keadilan.

Audiensi Berlanjut, Pihak BNI Turun Tangan

“Kadinsos Rachmad Hidayanto inconsistent dan tidak proaktif atas persoalan masyarakat desa Tigasan Wetan, terang Prasianto Ketua DPW LSM BIDIK JATIM” Disaat Audensi meminta ditindaklanjuti Untuk dibuatkan surat pernyataan. Namun tidak diindahkan Jelas Sekretaris tambahnya dikantor Sekretariat Bidik Minggu 20/09/2026.

Indikasi Keberpihakan Pejabat: Camat Leces Tak Transparan, “Lindungi” Oknum Bansos!

​Akibat tidak adanya realisasi dari kesepakatan awal, audiensi kembali digelar. Kali ini, forum menghadirkan pihak perbankan penyalur, yaitu BNI yang diwakili oleh tim Customer Service Supervisor (CSS), Sdr. Inki, Rizki, beserta dua stafnya.Kehadiran pihak bank seharusnya memperjelas alur transaksi dan penyaluran hak-hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM). ​Meskipun bukti dan indikasi kian benderang, penyelesaian konkret untuk tiga KPM penerima bansos warga Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, belum juga menemui titik terang.

Kejanggalan Bansos Desa Tigasan Wetan
Kadinsos Meleset, Camat Leces Bungkam

​Sorotan Tajam untuk Camat Leces: Pasif dan Indikasi Berpihak, ​Kritik keras kini tertuju pada Camat Leces, Muhammad Sigit Pujotomo. Sebagai pemangku wilayah tertinggi di kecamatan, sikap Camat Leces dinilai sangat pasif, tidak proaktif, dan terkesan menutup mata terhadap warganya.

​”Ketiadaan tindakan tegas dari pemangku wilayah dalam hal ini Muhammad Sigit Pujotomo selaku Camat Leces. Pasifnya sang Camat seolah memperlihatkan krisis komitmen dalam membela hak rakyat kecil,” ujar Sekretaris LSM BIDIK DPW JATIM dengan tegas.

Menagih Komitmen Pejabat Probolinggo Kesepakatan Dinsos, Tak Kunjung Terealisasi

Ketidaktegasan Camat Leces yang terkesan mengabaikan notulen kesepakatan forum memicu dugaan kuat di tengah masyarakat: ada apa antara Camat Leces dengan oknum penyeleweng bansos tersebut Warga menuntut agar Bupati Probolinggo serta aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan memeriksa oknum-oknum yang terlibat dalam rantai penyaluran bansos ini, termasuk mengusut tuntas keterlibatan atau ketidaktegasan para pejabat publik di tingkat dinas maupun kecamatan.

Tinggalkan Balasan