Berita

Bukan Sekadar KKN, Desa Paseraman Jadi Rumah Kedua bagi Mahasiswa Universitas Ibrahimy

787
×

Bukan Sekadar KKN, Desa Paseraman Jadi Rumah Kedua bagi Mahasiswa Universitas Ibrahimy

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, PilarJatim.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibrahimy Situbondo melaksanakan pengabdian masyarakat selama kurang lebih 40 hari di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Selama berada di Desa Paseraman, para mahasiswa melaksanakan sejumlah kegiatan pengabdian, salah satunya kegiatan belajar mengajar bersama anak-anak di lingkungan desa. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan dan pengalaman bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Kepala Desa Paseraman, Sahnan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN yang telah mengabdikan diri selama 40 hari.

Sahnan berharap ilmu yang telah diberikan mahasiswa kepada masyarakat dapat menjadi kenangan sekaligus memberikan manfaat bagi anak-anak dan warga Desa Paseraman.

“Semoga ilmu yang diberikan kepada masyarakat Pasiraman menjadi kenangan. Semoga adik-adik semua ketika sampai di tempat sekolah atau rumah masing-masing selalu diberikan kesehatan dan tidak lupa selalu berbakti kepada kedua orang tua bangsa dan negara,” ujar Sahnan.

Sahnan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama mahasiswa menjalankan kegiatan KKN terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan dari pemerintah desa dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Koordinator Desa (Kordes) KKN, Lu’luatul Kamelia, menyampaikan rasa senang dan syukur karena dirinya bersama rekan-rekan mahasiswa mendapat kesempatan untuk melaksanakan pengabdian di Desa Paseraman.

Menurut Lu’luatul, sebelum datang ke Desa Paseraman, para mahasiswa sempat mendengar berbagai cerita dan memiliki bayangan tersendiri mengenai kondisi desa.

Namun, setelah berinteraksi langsung dengan masyarakat, perangkat desa dan pemerintah desa, berbagai kekhawatiran tersebut justru terjawab dengan pengalaman yang positif.

“Kami sangat senang bisa hadir di Desa Paseraman. Sejak pertama kali datang, kami memang mendengar berbagai cerita dan memiliki bayangan tersendiri tentang bagaimana kondisi di sini.

Namun, setelah kami beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, perangkat desa serta pemerintah desa, ternyata semua bayangan dan kekhawatiran kami terjawab,” ungkap Lu’luatul.

Ia mengatakan, mahasiswa mendapatkan sambutan yang sangat baik dari masyarakat maupun pemerintah Desa Paseraman. Kondisi tersebut membuat para mahasiswa merasa nyaman selama menjalankan program pengabdian.

“Kami mendapatkan sambutan yang sangat baik. Masyarakat dan pemerintah desa menerima kami dengan apa adanya, sehingga kami merasa nyaman dan sangat bersyukur bisa berada di tengah-tengah masyarakat Desa Paseraman,” tambahnya.

Bagi Lu’luatul dan rekan-rekannya, Desa Paseraman bukan sekadar tempat menjalankan tugas KKN. Selama 40 hari, desa tersebut memberikan banyak pengalaman, kebersamaan dan kenangan yang berharga.

“Bagi kami, Desa Paseraman bukan hanya menjadi tempat untuk melaksanakan pengabdian, tetapi juga menjadi tempat yang memberikan banyak pengalaman, kebersamaan, dan kenangan. Bahkan, desa ini telah menjadi tempat yang membuat kami rindu untuk kembali,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Lu’luatul Kamelia bersama seluruh mahasiswa KKN menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat dan Pemerintah Desa Paseraman atas penerimaan, keramahan serta kebersamaan yang diberikan selama 40 hari.

“Saya bersama teman-teman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan Pemerintah Desa Paseraman atas segala penerimaan dan kebersamaan selama kami berada di sini.” Berakhirnya masa KKN selama 40 hari diharapkan bukan menjadi akhir dari silaturahmi.

Ilmu dan pengalaman yang telah dibagikan mahasiswa semoga memberikan manfaat bagi masyarakat, sementara kenangan selama berada di Desa Paseraman menjadi bekal berharga bagi mahasiswa Universitas Ibrahimy Situbondo dalam melanjutkan pendidikan dan pengabdian di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan