Berita

Arif Firmanto: Pramuka Harus Jadi Penggerak Pembangunan dan Ketahanan Pangan

683
×

Arif Firmanto: Pramuka Harus Jadi Penggerak Pembangunan dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mendorong generasi muda menjadikan peringatan Hari Pramuka 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan.

Arif menilai, generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, Gerakan Pramuka tidak cukup hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang aktif memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.

“Anggota Pramuka juga penting menjadi bagian dari solusi menghadapi tantangan pembangunan,” ujar Arif.

Ia mengatakan, tema Hari Pramuka tahun ini, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, memiliki relevansi kuat dengan arah pembangunan nasional maupun daerah.

Menurut Arif, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, melalui gagasan, inovasi, kerja nyata, dan semangat gotong royong.

Di sisi lain, Arif menegaskan bahwa pendidikan karakter tetap menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia berkualitas. Nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan kepada generasi muda.

“Semangat Pramuka harus terus dijaga dan dikembangkan agar mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat,” katanya.

Ia juga mendorong agar generasi muda tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan. Sebaliknya, mereka harus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi dan terlibat langsung dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

“Pramuka harus mampu menjadi wadah generasi muda untuk belajar, berinovasi, sekaligus mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Bappeda Sumenep, lanjut Arif, terus mendorong penguatan kolaborasi antarelemen masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.

Ia berharap nilai-nilai kepanduan tidak berhenti pada kegiatan organisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir generasi yang tangguh, mandiri, kreatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Gerakan Pramuka diharapkan mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, kreatif, dan peduli terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Arif pun mengingatkan agar peringatan Hari Pramuka tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Pramuka bukan sekadar tentang seragam dan kegiatan seremonial, tetapi tentang bagaimana membentuk generasi yang siap mengabdi, berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan