Example floating
Example floating
Uncategorized

Setahun Memimpin Sumenep, Dua Pimpinan Tunaikan Banyak Janji di Tengah Efisiensi Anggaran

155
×

Setahun Memimpin Sumenep, Dua Pimpinan Tunaikan Banyak Janji di Tengah Efisiensi Anggaran

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id – Tepat satu tahun sejak Dr. Haji Ahmad Fauzi Wongsoyudo, SH.MH dan Kyai Haji Imam Hasim, SH.MH menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Sumenep pada 20 Februari 2025, berbagai janji pembangunan berhasil terealisasi meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran yang signifikan selama tahun 2025.

Ilustrasi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rapat evaluasi capaian satu tahun kepemimpinan.

Dalam periode satu tahun tersebut, prestasi mencolok tercatat pada indikator kesejahteraan masyarakat. Angka penduduk miskin berhasil ditekan sebesar 0,76%, menjadikannya pencapaian terbaik di Provinsi Jawa Timur. Sementara itu, tingkat kepengangguran terbuka mencapai angka 1,64%, membuat Sumenep masuk tiga besar daerah dengan tingkat pengangguran terendah di wilayah Jatim.

Pelayanan Publik Jadi Prioritas Utama

Pemerintah Kabupaten Sumenep mempercepat transformasi pelayanan publik melalui mall pelayanan publik yang kini menyediakan 221 jenis layanan secara terpadu. Fungsi call center 112 juga mengalami perluasan peran, dari hanya menangani kasus kegawatdaruratan menjadi “program solver masyarakat” yang dapat menangani berbagai keluhan dan permohonan warga.

“Kita ingin pelayanan publik tidak hanya mudah diakses, tapi juga mampu menjadi solusi bagi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujar salah satu pihak terkait dalam siaran pers resmi yang diterima, Sabtu (20/2/2026).

Kesehatan Gratis dengan Cukup KTP

Di sektor kesehatan, implementasi Universal Health Coverage (UHC) berjalan maksimal. Masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu, RSUD Dr. Haji Muhammad Anwar telah berhasil ditransformasikan menjadi rumah sakit tipe B, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumenep.

Perhatian pada Ketenagakerjaan dan Nilai Agama

Bagi pekerja rentan, sebanyak 5.712 orang telah mendapatkan jaminan perlindungan ketenagakerjaan. Sebagai daerah yang dikenal dengan keagamaannya, Pemerintah Sumenep juga memberikan perhatian khusus kepada para guru ngaji dengan menyalurkan tunjangan bagi 1.225 orang guru ngaji sekaligus mendaftarkan mereka ke program BPJS Ketenagakerjaan.

Pembangunan Merata ke Semua Wilayah

Komitmen dalam sektor perumahan terwujud melalui pembangunan 286 unit rumah bagi keluarga kurang mampu dan terdampak bencana alam. Di bidang pendidikan, 46 sekolah di daratan maupun wilayah kepulauan berhasil direhabilitasi, serta diberikan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang berprestasi.

Selain itu, berbagai program strategis lainnya terus digalakkan, antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan tata kelola pemerintahan, penataan kawasan kota yang lebih hijau dan nyaman, pengelolaan sampah perkotaan, program swasembada pangan, hingga optimalisasi kalender event daerah untuk mendorong pariwisata dan ekonomi lokal.

Pencapaian tersebut diakui melalui 16 penghargaan bergengsi di tingkat regional dan nasional, yang menjadi bukti keberhasilan inovasi pembangunan yang dilakukan.

“Sebuah tahun bukanlah waktu yang lama, namun kita buktikan bahwa komitmen bukan sekadar janji kosong. Visi pembangunan yang kita usung adalah kerja nyata yang sejalan dengan tagline Kabupaten Sumenep: Bismillah Melayani,” tutup salah satu pemimpin daerah.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan