Example floating
Example floating
Uncategorized

Diduga Akal Bulus MBG, SPPG Berkah Nusantara Peduli Kembali Tuai Kecaman

151
×

Diduga Akal Bulus MBG, SPPG Berkah Nusantara Peduli Kembali Tuai Kecaman

Sebarkan artikel ini

ARJASA, SUMENEP, pilarjatim.id — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Berkah Nusantara Peduli di Desa Laik Jang-Jang, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, kembali menuai kecaman dari siswa, guru, dan wali murid. Keluhan mencuat setelah menu yang disajikan pada hari Jumat berupa menu kering, yakni biskuit merek Malkist, roti kemasan,telur dan susu.

Padahal, sesuai ketentuan pelaksanaan MBG, menu basah seharusnya disajikan mulai Senin hingga Jumat, sementara menu kering hanya diperbolehkan pada hari Sabtu. Penyajian menu kering di hari Jumat ini dinilai telah melenceng dari pedoman yang ditetapkan.

Sejumlah wali murid mengaku geram. Mereka menilai pola penyajian tersebut tidak mencerminkan pemenuhan gizi seimbang dan dikhawatirkan merupakan cara instan untuk menekan biaya operasional.

“Anak-anak kami butuh asupan bergizi, bukan sekadar biskuit dan roti kemasan. Kalau begini terus, ini bukan lagi soal gizi, tapi soal akal-akalan agar cepat untung,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Kekecewaan juga datang dari kalangan guru yang menilai menu tersebut tidak sejalan dengan tujuan MBG untuk mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal. Mereka berharap penyelenggara kembali berpedoman pada standar yang telah ditetapkan.

Menanggapi keluhan tersebut, pemerhati publik D’ Sultan menyampaikan kecaman keras. Ia menilai praktik penyajian menu kering di hari yang tidak semestinya merupakan bentuk penyimpangan dari aturan BGN dan berpotensi merugikan hak gizi anak-anak.

“Kalau ini benar dilakukan berulang, maka jelas melenceng dari aturan. MBG bukan ruang eksperimen atau ladang keuntungan. Anak-anak tidak boleh dijadikan korban dari pengelolaan yang tidak patuh,” tegas D’ Sultan.

Publik mendesak agar pengelola SPPG Berkah Nusantara Peduli segera memberikan klarifikasi terbuka dan melakukan evaluasi internal. Selain itu, pihak terkait diminta turun tangan melakukan pengawasan agar pelaksanaan MBG kembali pada tujuan awal: memenuhi kebutuhan gizi anak secara layak, aman, dan sesuai standar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Berkah Nusantara Peduli terkait keluhan dan tudingan yang disampaikan oleh wali murid dan pemerhati publik.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan