PolitikBerita

Jakarta Kembali Memanas, tiga Gelombang Aksi, BEM UI Tertahan di Depan Gedung Thamrin nine

710076
×

Jakarta Kembali Memanas, tiga Gelombang Aksi, BEM UI Tertahan di Depan Gedung Thamrin nine

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,PilarJatim.id – Jakarta Kembali Memanas, tiga Gelombang Aksi, BEM UI Tertahan di Depan Gedung Thamrin nine. Gelombang demonstrasi kembali mengguncang Ibu Kota. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) hingga Jumat (26/6/2026) Jakarta Pusat, meski agenda aksi telah dimulai. Mahasiswa tetap pada tuntutan nya, Meminta pemerintah mengakui kesalahan nya, stop pemborosan anggaran, hentikan program MBG dan KDMP. Ujar Ketua BEM UI

Belum bergeraknya massa memunculkan perhatian di tengah padatnya agenda unjuk rasa di Jakarta. Di sisi lain, kepolisian memperketat pengamanan dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis dan melakukan rekayasa arus lalu lintas guna menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan.

“Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan terdapat tiga aksi penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung secara bersamaan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat. yang menjadi fokus pengamanan Aparat kepolisian,” Ujar Erlyn.

Besarnya konsentrasi massa membuat kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan aksi. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan kemacetan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu secara signifikan.

“Untuk mengurangi dampak kemacetan akibat aksi unjuk rasa, kepolisian juga menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi demonstrasi. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan tetap berjalan lancar selama berlangsungnya penyampaian pendapat di muka umum.

Selain mengatur arus kendaraan, aparat juga disiagakan untuk mengawal jalannya demonstrasi agar berlangsung aman dan kondusif. Polisi mengimbau seluruh peserta aksi tetap menyampaikan aspirasi secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

“Rekayasa lalu lintas kami lakukan secara situasional agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dan pengguna jalan tidak terlalu terdampak oleh kegiatan unjuk rasa,” ujar pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan mahasiswa BEM UI masih bertahan di depan Gedung Thamrin Nine dan belum bergerak menuju titik aksi berikutnya. Belum ada keterangan resmi dari koordinator lapangan mengenai penyebab tertundanya pergerakan massa.

Di tengah meningkatnya intensitas demonstrasi di Jakarta, pengamanan aparat dan kelancaran arus lalu lintas menjadi ujian tersendiri bagi pemerintah dan kepolisian dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tanpa mengabaikan kepentingan publik sebagai pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan