Example floating
Example floating
Uncategorized

Ramai Dikecam di Media Sosial, SPPG Berkah Nusantara Disorot Gara-Gara Menu MBG Bermasalah

157
×

Ramai Dikecam di Media Sosial, SPPG Berkah Nusantara Disorot Gara-Gara Menu MBG Bermasalah

Sebarkan artikel ini

Sumenep, pilarjatim.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh SPPG Berkah Nusantara Peduli lec arjasa kab Sumenep kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kecaman dan berbagai komentar keras bermunculan di media sosial, khususnya di salah satu grup Facebook warga Kangean, setelah beredarnya unggahan terkait menu yang dibagikan kepada siswa SDN Angkatan pada hari Kamis.

Dalam unggahan tersebut, seorang pengguna Facebook mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu yang disajikan oleh SPPG Berkah Nusantara Peduli. Ia menilai bahwa makanan yang diberikan kepada siswa tidak sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN) serta jauh dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang seharusnya menjadi acuan utama program MBG.

Unggahan itu segera memantik reaksi berantai dari warganet. Puluhan komentar bermunculan, sebagian besar menyuarakan keprihatinan dan kemarahan. Banyak pihak menilai bahwa sejak hari pertama beroperasi, SPPG Berkah Nusantara Peduli dinilai tidak konsisten dalam menyajikan menu yang benar-benar bergizi dan layak untuk anak-anak sekolah.

“Ini program negara, bukan asal bagi makanan. Kalau menunya tidak sesuai standar gizi, akan saya laporkan ,” tulis salah satu komentar warganet di grup tersebut.

Kritik juga diarahkan pada pihak pengelola yang dinilai kurang serius menjaga kualitas menu. Publik menuntut agar pengelola SPPG Berkah Nusantara Peduli segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk melibatkan ahli gizi secara aktif dalam penyusunan dan pengawasan menu harian.

Sejumlah warga juga meminta agar pihak pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan Badan Gizi Nasional turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi sebenarnya, bukan hanya menerima laporan administrasi.

Bagi masyarakat Kangean dan Sapeken, Program Makan Bergizi Gratis adalah harapan besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak-anak di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, setiap bentuk penyimpangan, sekecil apa pun, dipandang sebagai persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Berkah Nusantara Peduli belum memberikan keterangan resmi terkait kritik dan kecaman yang berkembang di media sosial. Publik pun menunggu sikap terbuka dan langkah perbaikan nyata demi memastikan hak gizi anak-anak benar-benar terpenuhi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan