Example floating
Example floating
Uncategorized

Bupati Sumenep Serahkan Kunci Rumah RTLH, Tegaskan Komitmen Hadirkan Hunian Layak bagi Warga

143
×

Bupati Sumenep Serahkan Kunci Rumah RTLH, Tegaskan Komitmen Hadirkan Hunian Layak bagi Warga

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan komitmennya pada pemenuhan kebutuhan dasar warga. Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan langsung kunci rumah hasil Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Rukmini, warga Dusun Karoja RT 03/RW 01, Desa Gelugur, Kecamatan Lenteng, Senin (19/01/2026).

 

Prosesi penyerahan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di lokasi rumah penerima manfaat itu menjadi simbol hadirnya negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Program RTLH tersebut merupakan realisasi Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Pemkab Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub).

 

Bupati Fauzi menegaskan, penanggulangan kemiskinan tidak cukup dengan bantuan konsumtif semata. Menurutnya, kebijakan harus menyentuh kebutuhan paling mendasar—hunian yang aman dan sehat—sebagai fondasi kesejahteraan keluarga.

 

“Dengan rumah yang layak, kesehatan keluarga lebih terjaga, ekonomi rumah tangga lebih stabil, dan masa depan anak-anak punya pijakan yang lebih baik,” ujarnya. Ia menambahkan, program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menurunkan angka kemiskinan secara bertahap.

 

Dukungan sosial juga datang dari BAZNAS Kabupaten Sumenep. Pada kesempatan yang sama, BAZNAS menyerahkan bantuan logistik dan tali asih kepada Ibu Rukmini sebagai wujud sinergi pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat perlindungan sosial.

 

Bupati Fauzi mengapresiasi kolaborasi tersebut dan berharap rumah yang telah dibangun dapat dirawat serta dimanfaatkan secara optimal agar manfaatnya berjangka panjang.

 

Bagi Ibu Rukmini, bantuan RTLH—ditambah dukungan logistik—bukan sekadar perubahan fisik bangunan, melainkan awal kehidupan yang lebih aman dan bermartabat.

 

Sementara bagi Pemkab Sumenep, kolaborasi lintas lembaga ini menegaskan arah pembangunan yang berangkat dari pemenuhan kebutuhan dasar sebagai pijakan keadilan sosial yang berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan