NGANJUK, Pilarjatim.id – Sampai siang tadi belum ada info jelas dan beritanya mengenai kasus apa Iki cah kok Sampek di geledah dan dilakukan penjagaan ketat.
Yang pasti toko emas Semar yang ada di jalan A.yani tutup dan juga sebuah rumah di jalan Diponegoro juga dilakukan penjagaan ketat dan ada mobil INAFIS didepannya walaupun tidak terdapat garis polisi.
Bareskrim Polri mendatangi Toko Emas Semar di Jalan Ahmad Yani, Nganjuk, Kamis (19/2/2026) siang.
Pantauan wartawan di lokasi, polisi berpakaian preman dan seragam datang ke lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.
Di lokasi, terlihat pula personel Sat Sabhara Polres Nganjuk, Satreskrim, hingga Propam. Sementara di depan toko, terparkir satu mobil bertuliskan Unit Olah TKP Polda Jatim.
Toko itu ditutup. Beberapa petugas tampak melakukan aktivitas seperti penggeledahan di dalamnya.
Sementara itu, polisi lainnya berjaga-jaga ketat di sekitar lokasi. Namun demikian, belum terlihat terpasang garis polisi di sekitar toko.
Tak hanya itu, Bareskrim Polri juga mendatangi sebuah rumah mewah di Jalan Diponegoro, Nganjuk, Kamis (19/2/2026).
Di depan rumah di wilayah Kelurahan Ganungkidul, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk itu tampak terparkir mobil Tim Inafis Polres Nganjuk, truk dalmas Polres Nganjuk dan satu unit mobil Toyota Innova hitam.
Terlihat pula beberapa anggota polisi berseragam berjaga-jaga di bagian teras rumah. Pagar gerbang depan tampak sedikit terbuka.
Hingga sekitar pukul 13.40 WIB, aktivitas di kedua lokasi, baik di Toko Semar Jalan Ahmad Yani maupun di rumah mewah Jalan Diponegoro masih berlangsung.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan mengonfirmasi bahwa kegiatan itu dilakukan oleh Bareskrim Polri.
“Bareskrim Polri, Mas. Kami cuma pengamanan,” ujar Suria Miftah dikonfirmasi detikJatim.
Namun, Suria Miftah tidak menjelaskan kegiatan tersebut terkait kasus apa. Karena kewenangan ada di Mabes Polri.(Isk)














