PemerintahanBerita

Polresta Sumenep Perkuat Kemitraan dengan Pers, AJS Apresiasi Keterbukaan Kapolresta

773
×

Polresta Sumenep Perkuat Kemitraan dengan Pers, AJS Apresiasi Keterbukaan Kapolresta

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id — Langkah progresif Polresta Sumenep dalam membangun komunikasi terbuka dan memperkuat kemitraan dengan insan pers mendapat apresiasi dari Aliansi Jurnalis Sumenep (AJS).

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua AJS, Faldy Aditya, saat menerima kunjungan safari silaturahmi Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polresta Sumenep di Markas AJS, Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Batuan.

Dalam suasana penuh keakraban, Faldy menilai pola komunikasi yang dibangun jajaran Polresta Sumenep menunjukkan perubahan positif. Menurutnya, keterbukaan antara kepolisian dan media menjadi bagian penting dalam memastikan informasi mengenai pelayanan publik maupun penegakan hukum dapat disampaikan secara objektif dan berimbang.

“Komunikasi yang terbuka tentu sangat membantu teman-teman media dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional. Kami berharap hubungan ini tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi terus diperkuat dalam kerja-kerja bersama,” ujar Faldy.

Ia berharap kemitraan antara kepolisian dan pers dapat menjadi ruang untuk menyampaikan informasi secara cepat sekaligus mencegah berkembangnya informasi yang tidak terverifikasi, isu liar maupun hoaks yang berpotensi mengganggu kondusivitas daerah.

Kapolresta: Kritik Media Dibutuhkan

Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Menurut Ariek, silaturahmi dengan media bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kebersamaan dalam menjaga Kabupaten Sumenep.

Ia bahkan mengakui bahwa dalam menjalankan tugas, jajaran kepolisian tidak selalu luput dari kekurangan. Karena itu, keberadaan media dinilai penting sebagai mitra yang dapat memberikan masukan maupun kritik konstruktif.

“Polisi membutuhkan media bukan hanya untuk memberitakan hal-hal positif, tetapi juga memberikan kritik dan masukan. Itu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ariek menilai media memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara kepolisian dan masyarakat. Informasi dari masyarakat dapat disampaikan melalui pemberitaan, sementara kinerja dan kebijakan kepolisian dapat dikomunikasikan secara lebih terbuka kepada publik.

Menurutnya, kemitraan yang sehat harus dibangun atas dasar keterbukaan, profesionalitas dan saling menghormati independensi masing-masing pihak.

Sinergi Polresta Sumenep dan insan pers diharapkan mampu melahirkan pemberitaan yang informatif, edukatif dan berimbang, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Dengan komunikasi yang semakin terbuka, ruang kritik tetap terjaga dan informasi publik dapat disampaikan secara proporsional, kemitraan antara kepolisian dan pers diharapkan menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kondusivitas Kabupaten Sumenep.

Tinggalkan Balasan