SosialBerita

Festival Budaya Purwakarta 2026, Ribuan Warga Bersatu Rayakan Warisan Leluhur dalam Semangat “Ajeg Budaya”

52819
×

Festival Budaya Purwakarta 2026, Ribuan Warga Bersatu Rayakan Warisan Leluhur dalam Semangat “Ajeg Budaya”

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA, pilarjatim.id – Pusat Kota Purwakarta berubah menjadi lautan budaya dan kebanggaan masyarakat saat Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar Festival Budaya “Ajeg Budaya Purwakarta Istimewa”, yang menjadi puncak peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 Tahun 2026.

Sepanjang ruas Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Pertigaan BTN Purwakarta dipenuhi ribuan warga yang antusias menyaksikan parade budaya yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, dan identitas daerah. Suasana malam yang semarak dipadukan dengan ragam pertunjukan budaya menjadikan festival ini sebagai salah satu perayaan terbesar yang pernah digelar di Purwakarta.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu mengambil rute dari Pertigaan Patung Egrang di Kelurahan Nagri Kaler hingga berakhir di Pertigaan Patung Kuda, Kelurahan Nagri Tengah. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Di barisan terdepan, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein tampil menaiki Kereta Kencana sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Purwakarta selama berabad-abad.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Sri Puji Utami, bersama jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan tamu kehormatan lainnya turut memimpin arak-arakan dengan menunggangi kuda, menciptakan suasana yang sarat akan nuansa historis dan budaya Sunda.

Festival ini juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan kesenian tradisional dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purwakarta, serta partisipasi utusan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Beragam tarian, musik tradisional, pakaian adat, hingga atraksi budaya tampil memukau dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami, menegaskan bahwa festival budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan ruang untuk memperkenalkan dan menjaga kekayaan budaya daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Festival Budaya Hari Jadi Purwakarta bukan hanya perayaan semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkenalkan seni, adat istiadat, dan tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Purwakarta kepada publik yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, seniman, komunitas budaya, hingga warga yang bersama-sama menjaga ketertiban dan kelancaran acara.

Lebih jauh, Sri Puji berharap semangat “Ajeg Budaya” tidak berhenti pada perayaan tahunan, tetapi terus tumbuh menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan demikian, budaya tidak hanya menjadi warisan yang dikenang, melainkan juga menjadi kekuatan dalam membangun karakter daerah, memperkuat sektor pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Festival Budaya Purwakarta 2026 menjadi bukti bahwa kemajuan daerah tidak harus mengorbankan identitas budaya. Sebaliknya, pelestarian tradisi justru dapat berjalan seiring dengan pembangunan dan menjadi kekuatan utama dalam menjaga jati diri daerah di tengah arus modernisasi.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat, Purwakarta kembali menegaskan dirinya sebagai daerah yang tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga teguh menjaga warisan budaya leluhur sebagai kebanggaan generasi masa kini dan masa depan.

Tinggalkan Balasan