Berita

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Sukopuro, Aparat Kepolisian Pastikan Penyelidikan Transparan

5666
×

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Sukopuro, Aparat Kepolisian Pastikan Penyelidikan Transparan

Sebarkan artikel ini

 

MALANG, PilarJatim.id –  warga Desa Sukopuro Kecamatan jabung Kabupaten Malang digemparkan oleh penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana dan tanpa identitas pada Selasa pagi, 17 Februari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan terikat dan diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, terdapat indikasi kuat adanya unsur tindak pidana pembunuhan berencana. Hingga saat ini, motif kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Sejumlah tokoh masyarakat setempat turut mengawal proses penanganan kasus ini guna memastikan penegakan hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

Salah seorang warga sekitar yang juga tokoh masyarakat, berinisial H, saat ditemui awak media menyampaikan bahwa korban diperkirakan berusia antara 30 hingga 35 tahun. “Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Kami berharap kasus ini dikawal secara serius agar dapat terungkap secara terang benderang dan tidak terulang kembali di wilayah kami,” ujarnya.

Pihak kepolisian setempat bergerak cepat dengan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Seorang petugas kepolisian kepada jurnalis menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan.

“Saat ini kami masih mendalami motif kejadian. Dari hasil identifikasi awal melalui sidik jari, korban belum dapat dikenali. Ada kemungkinan data kependudukan korban belum terbarui,” jelasnya.

Melalui keterangan resmi Humas Polsek Jabung pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.05 WIB. Berdasarkan hasil pendataan sementara, korban diduga merupakan warga Kampung Lowok Duwur, desa yang berdekatan dengan lokasi penemuan, dengan perkiraan usia 30 hingga 35 tahun.

Unit Reserse Kriminal Polsek Jabung juga menyampaikan bahwa jenazah korban saat ini berada di kamar jenazah RSU Kepanjen. untuk keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. Selanjutnya, kepolisian akan mengumpulkan alat bukti serta keterangan dari para saksi guna mengungkap motif dan kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mendukung proses hukum dengan memberikan informasi yang relevan apabila mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kejadian ini.

 

Tinggalkan Balasan