Sumenep, pilarjatim.id – Keselamatan siswa SMP Negeri 1 Arjasa menjadi perhatian serius setelah muncul keluhan dari sejumlah orang tua terkait minimnya pengawasan ketika siswa-siswi pulang sekolah. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan keamanan para siswa, terutama di jam-jam rawan sepulang kegiatan belajar mengajar.
SMP Negeri 1 Arjasa, yang berlokasi di Jalan Kalinganyar, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikenal sebagai sekolah berprestasi dengan akreditasi A. Namun, meski reputasinya baik, persoalan pengawasan saat siswa pulang sekolah kini menjadi sorotan penting.
Seorang wali murid berinisial A menyampaikan kekhawatirannya.
“Anak-anak pulang tanpa ada guru yang mengawasi di gerbang. Lalu lintas di sekitar sekolah cukup ramai, kami takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.Kamis 20/11/2025
Minimnya pengawasan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai risiko, mulai dari rawan kecelakaan lalu lintas hingga potensi tindakan yang membahayakan keselamatan siswa.
Warga sekitar dan para orang tua berharap pihak sekolah bersama pemerintah setempat dapat mengambil langkah konkret untuk meningkatkan sistem pengamanan di lingkungan sekolah, terutama pada jam pulang. Keberadaan petugas keamanan, guru piket, atau kerja sama dengan aparat desa dianggap penting untuk memastikan keselamatan siswa tetap terjaga.
“Kami berharap sekolah bisa lebih peduli. Keselamatan anak-anak adalah hal yang utama,” tambah narasumber A.
Dengan meningkatnya perhatian publik, masyarakat berharap persoalan ini segera ditangani demi kenyamanan dan keselamatan seluruh siswa SMP Negeri 1 Arjasa.














