SUMENEP, pilarjatim.id — Langkah strategis dan ambisi besar Bupati Sumenep dalam memperjuangkan perubahan nomenklatur daerah dari Kabupaten Sumenep menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan aktivis serta tokoh masyarakat kepulauan.
Kebijakan ini dinilai bukan sekadar perubahan administrasi atau identitas visual semata, melainkan instrumen krusial untuk menjawab tantangan pembangunan dan menekan angka disparitas wilayah.
Sejumlah tokoh dan aktivis kepulauan sepakat bahwa langkah berani ini didasari oleh pertimbangan yang matang serta berpihak pada masa depan masyarakat kepulauan.
Selama ini, tantangan terbesar dalam memajukan wilayah kepulauan adalah keterbatasan intervensi fiskal dari pemerintah pusat akibat terbatasnya nomenklatur khusus daerah kepulauan.Dengan resmi berstatus dan bertransformasi menjadi Kabupaten Sumenep Kepulauan, ruang fiskal dan peluang intervensi anggaran dari pusat terbuka lebih lebar.
Pemerintah pusat memiliki dasar yang kuat untuk mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) secara lebih masif dan terfokus guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur dasar di puluhan pulau yang ada.”Langkah progresif ini harus kita lihat secara objektif dan kredibel.
Tanpa adanya keberanian mengubah arah dan status kebijakan melalui nomenklatur kepulauan, wilayah kepulauan akan terus menghadapi risiko ketertinggalan dan ketimpangan pembangunan yang tajam dengan wilayah daratan,” ujar salah satu perwakilan aktivis kepulauan.
Para tokoh menegaskan, ambisi besar bupati ini patut mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kepulauan.
Transformasi ini diyakini sebagai momentum emas untuk menjadikan kawasan kepulauan sebagai salah satu poros atau pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan.Sudah saatnya seluruh warga kepulauan menanggalkan cara pandang parsial dan melihat jauh ke depan secara objektif demi kemaslahatan bersama.
Dukungan kolektif kepada kepemimpinan daerah menjadi energi utama agar cita-cita besar memajukan kepulauan Sumenep bukan lagi sekadar angan, melainkan kenyataan yang mensejahterakan seluruh masyarakat.












