Example floating
Example floating
SosialBerita

Restrukturisasi DPC MADAS Serumpun Malang Raya, Kode Etik Jadi Pilar Pembenahan Internal

63745
×

Restrukturisasi DPC MADAS Serumpun Malang Raya, Kode Etik Jadi Pilar Pembenahan Internal

Sebarkan artikel ini

MALANG RAYA, Pilarjatim.id – Restrukturisasi DPC MADAS Serumpun Malang Raya menjadi momentum penting bukan hanya dalam pembentukan kepengurusan baru, tetapi juga penegasan kembali fungsi pengawasan internal organisasi melalui peran Dewan Kode Etik.

Dalam forum konsolidasi organisasi, Pak Yusuf selaku Dewan Kode Etik MADAS menekankan bahwa pembenahan struktur harus berjalan seiring dengan penegakan aturan, disiplin anggota, dan loyalitas penuh terhadap AD/ART organisasi.

Menurut Pak Yusuf, kode etik bukan sekadar simbol formalitas, melainkan fondasi utama untuk menjaga marwah, ketertiban, dan arah perjuangan organisasi agar tetap solid.

“Kode etik itu menjaga prinsip seseorang. Tata tertib itu untuk meluruskan anggotanya. Kalau ada yang menyimpang, harus diingatkan. Organisasi ini harus dijaga bersama,” tegas Pak Yusuf.

Ia menyoroti bahwa selama ini masih ada dinamika internal yang dinilai perlu pembenahan, terutama terkait kedisiplinan anggota, koordinasi, dan respons terhadap agenda organisasi.

Sebagai Dewan Kode Etik, Pak Yusuf menilai pembiaran terhadap pelanggaran kecil justru berpotensi memicu persoalan lebih besar di kemudian hari.

“Kalau satu orang salah dan dibiarkan, dampaknya bisa ke seluruh struktur. Ketua, Sekretaris, Bendahara, semua bisa terdampak. Karena itu aturan harus ditegakkan,” ujarnya.

Pak Yusuf juga mengingatkan bahwa seluruh anggota MADAS wajib menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

“Yang terpenting adalah organisasi kita dulu. Tunduk pada aturan. Jangan sampai organisasi besar ini rusak hanya karena ego personal,” katanya.

Dalam arahannya, ia turut mendorong Ketua DPC dan jajaran baru agar lebih aktif melakukan koordinasi rutin, memperkuat komunikasi antaranggota, serta menghidupkan kembali agenda bulanan sebagai sarana menjaga kekompakan.

“Kita ingin Madas ini rukun. Pertemuan rutin harus hidup lagi. Selawatan, konsolidasi, itu penting supaya anggota tetap solid dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Pak Yusuf menilai, organisasi sebesar MADAS tidak boleh kehilangan identitas akibat lemahnya kontrol internal. Justru dengan sistem kode etik yang kuat, MADAS Malang Raya dapat tampil lebih tertata, dewasa, dan dipercaya masyarakat.

Ia juga menyampaikan pesan moral yang menjadi sorotan forum, bahwa MADAS bukan tempat mencari kepentingan pribadi.

“Ojo nggolek urip ning Madas. Tapi kalau Madas butuh urip, ayo kita dukung dan kita bantu,” ucapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar seluruh elemen organisasi kembali pada semangat pengabdian, persaudaraan, dan perjuangan bersama.

Restrukturisasi DPC MADAS Serumpun Malang Raya kini dipandang sebagai titik awal pembaruan besar, di mana kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa organisasi lebih disiplin, lebih terstruktur, dan lebih kuat secara internal.

Dengan peran Dewan Kode Etik yang semakin ditegaskan, MADAS Malang Raya berupaya memastikan bahwa setiap langkah organisasi tidak hanya besar secara nama, tetapi juga kokoh dalam aturan, etika, dan solidaritas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan