Example floating
Example floating
SosialBerita

DPC Madas Serumpun Malang Raya Sambut Baik Silaturahmi Kasat Narkoba, Dorong Gerakan Bersama Lawan Narkoba

6423
×

DPC Madas Serumpun Malang Raya Sambut Baik Silaturahmi Kasat Narkoba, Dorong Gerakan Bersama Lawan Narkoba

Sebarkan artikel ini

MALANG, Pilarjatim.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madas Serumpun Malang Raya menyambut baik kunjungan silaturahmi dan diskusi bersama Kasat Narkoba yang membahas ancaman peredaran narkotika yang semakin mengkhawatirkan di tengah masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi terbuka antara jajaran Madas Serumpun Malang Raya dengan Kasat Narkoba Kompol Hendro Triwahyono, S.H., M.H., yang menyoroti fenomena meningkatnya penyalahgunaan narkoba hingga menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Dalam diskusi tersebut, Mas Haris selaku Konsultan Hukum DPC Madas Serumpun Malang Raya menilai persoalan narkoba saat ini tidak lagi identik dengan kelompok ekonomi atas sebagaimana yang terjadi pada masa lalu.

Menurutnya, peredaran narkoba kini telah menyasar masyarakat akar rumput karena pola transaksi yang semakin mudah dan harga yang lebih terjangkau.

“Kalau dulu pengguna narkoba identik dengan kalangan berada. Sekarang tukang bangunan dengan penghasilan harian pun bisa menjadi pengguna. Bahkan ada yang menghabiskan hasil kerjanya hanya untuk membeli sabu. Ini menunjukkan bahwa persoalan narkoba sudah masuk ke semua lapisan masyarakat,” ujar Mas Haris.

Ia juga menyoroti tingginya angka residivisme dalam kasus narkotika yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak.

Mas Haris menilai pendekatan pemidanaan semata belum sepenuhnya mampu menyelesaikan persoalan ketergantungan narkoba.

“Ketika seseorang keluar dari penjara, sering kali dia kembali berhadapan dengan stigma sosial. Tidak sedikit yang akhirnya kembali masuk ke lingkungan lama dan mengulangi perbuatannya. Ini yang perlu dicari solusi bersama,” katanya.

Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari Kompol Hendro Triwahyono yang mengakui bahwa peredaran narkoba terus berkembang dengan berbagai pola baru.

Menurutnya, persoalan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat, organisasi sosial, tokoh agama, media, dan berbagai elemen lainnya.

“Perlu kolaborasi semua pihak. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba,” ujar Kompol Hendro.

Dalam kesempatan itu, Kasat Narkoba juga menyoroti perlunya menghidupkan kembali gerakan-gerakan masyarakat yang fokus pada pencegahan narkoba di tingkat desa dan kecamatan.

Menurutnya, pendekatan preventif menjadi salah satu langkah penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika sejak dini.

DPC Madas Serumpun Malang Raya menyatakan siap mendukung upaya tersebut melalui jaringan organisasi yang tersebar di berbagai wilayah Malang Raya.

Melalui struktur DPC maupun DPAC, Madas berkomitmen memperkuat edukasi kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Mas Haris menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan harus hadir sebagai bagian dari solusi sosial, termasuk dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Ke depan kami berharap ada kolaborasi nyata antara Madas, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya untuk membangun gerakan pencegahan yang lebih masif. Narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan sosial yang harus ditangani bersama,” tegasnya.

Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi antara aparat kepolisian dan organisasi masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba yang terus berkembang.

DPC Madas Serumpun Malang Raya berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan program-program konkret yang menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat desa, sehingga upaya pencegahan dan edukasi bahaya narkoba dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan