Sumenep, pilarjatim.id – Warga Desa Tanjung Kiaok, mempertanyakan penggunaan anggaran desa yang mencapai miliaran rupiah. Mereka menuding bahwa anggaran tersebut tidak tepat sasaran dan lebih banyak dinikmati oleh keluarga Kepala Desa (Kades) Tanjung Kiaok kec Sapeken kab Sumenep Jawa Timur, (22/11/2025).
Menurut warga, penggunaan anggaran desa tersebut tidak transparan dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Mereka menuding bahwa keluarga Kades lebih banyak mendapatkan manfaat dari anggaran tersebut, sehingga menimbulkan kesan bahwa pemerintahan desa dijalankan seperti dinasti.
“Kami ingin tahu kemana saja uang desa itu digunakan. Kenapa keluarga Kades yang paling banyak dapat manfaatnya,” kata salah satu warga.
Warga menuntut agar Kades Tanjung Kiaok memberikan penjelasan yang jelas tentang penggunaan anggaran desa tersebut. Mereka juga meminta agar pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan audit dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran desa.
Lebih lanjut warga menyampaikan
Masyarakat mengaku takut untuk mempertanyakan alokasi anggaran desa yang dinilai tidak transparan. Mereka khawatir akan mendapat tekanan atau sanksi dari Kepala Desa (Kades) Tanjung Keaok jika berani berbicara tentang masalah tersebut, ” Pungkasnya.
“Jujur, kami takut untuk mempertanyakan anggaran desa. Kades Tanjung Keaok terkenal keras dan tidak segan-segan mengambil tindakan terhadap warga yang dianggap tidak setuju dengan kebijakannya,” kata salah satu warga.
Warga lain menambahkan bahwa mereka telah beberapa kali mencoba untuk mempertanyakan alokasi anggaran desa, namun selalu diabaikan atau diancam oleh Kades. “Kami hanya ingin transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran desa, tapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi di sini,” ujarnya.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dan aparat terkait dapat memberikan perlindungan dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran desa, sehingga mereka dapat merasa aman untuk berbicara tentang masalah tersebut.
Warga menuntut agar Kades Tanjung Kiaok memberikan penjelasan yang jelas tentang penggunaan anggaran desa tersebut. Mereka juga meminta agar pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan audit dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran desa.
Kades tanjung keaok belum dapat dihubungi untuk memberikan keterangan terkait dengan masalah ini, sampai berita ini di terbitkan.














