Example floating
Example floating
BeritaPariwisata

Rem Blong di Jalur Bromo, Dua Wisatawan Tewas Saat Mobil Hantam Tebing

11793
×

Rem Blong di Jalur Bromo, Dua Wisatawan Tewas Saat Mobil Hantam Tebing

Sebarkan artikel ini

PASURUAN,PilarJatim.id- Tragedi maut kembali terjadi di jalur wisata menuju Gunung Bromo. Sebuah mobil yang mengangkut lima orang mengalami kecelakaan fatal setelah diduga mengalami rem blong dan menabrak tebing di kawasan jalur Penanjakan menuju Lautan Pasir, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis. Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut melaju dari arah Penanjakan menuju Lautan Pasir sebelum diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

“Diduga mengalami kelainan pada bagian rem sehingga kendaraan oleng dan kemudian menabrak tebing di sisi kanan jalan,” ujarnya.
Mobil tersebut membawa lima orang yang terdiri dari satu pengemudi dan empat wisatawan. Korban meninggal dunia diketahui adalah pengemudi berinisial MS yang tewas di lokasi kejadian serta seorang wisatawan berinisial YD yang meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut keterangan kepolisian, korban YD sempat dilarikan ke Puskesmas Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka yang diderita.
Data kepolisian menunjukkan sebagian besar penumpang berasal dari Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Fakta ini menambah duka bagi rombongan wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam Bromo namun justru menjadi korban kecelakaan tragis.

Peristiwa ini kembali memunculkan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan kendaraan wisata yang beroperasi di jalur ekstrem kawasan Bromo. Medan yang curam dan berliku menuntut kondisi kendaraan yang prima, khususnya pada sistem pengereman yang menjadi faktor vital keselamatan. Kecelakaan akibat dugaan rem blong bukan kali pertama terjadi di jalur pegunungan. Karena itu, pengawasan terhadap kelayakan kendaraan wisata serta pemeriksaan teknis sebelum perjalanan menjadi hal yang tidak bisa dianggap sepele.

Saat ini Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, korban yang selamat masih menjalani perawatan medis dan mendapatkan pendampingan dari petugas. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam sektor pariwisata.

Keindahan alam Bromo yang memikat jutaan wisatawan setiap tahun harus diimbangi dengan standar keamanan transportasi yang ketat agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan