Example floating
Example floating
PemerintahanBerita

Bupati Sumenep Raih Penghargaan Nasional, Bahasa Madura Kembali Harum di Tingkat Indonesia

393
×

Bupati Sumenep Raih Penghargaan Nasional, Bahasa Madura Kembali Harum di Tingkat Indonesia

Sebarkan artikel ini

Sumenep, pilarjatim.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dedikasi dan komitmennya dalam menyukseskan program revitalisasi bahasa daerah tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam acara nasional yang berlangsung di Jakarta, Senin (25/05/2026).

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai berhasil menjaga dan melestarikan Bahasa Madura sebagai warisan budaya sekaligus identitas masyarakat Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman, Pemerintah Kabupaten Sumenep justru mampu menunjukkan kepedulian besar terhadap keberlangsungan bahasa daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat dan generasi muda.

Berbagai program unggulan terus dijalankan, mulai dari penguatan pembelajaran Bahasa Madura di sekolah-sekolah, penerbitan buku bacaan berbahasa daerah, hingga kegiatan seni dan sastra yang melibatkan para pelajar, budayawan, dan tokoh masyarakat.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh masyarakat Sumenep yang selama ini tetap bangga menggunakan Bahasa Madura dalam kehidupan sehari-hari.

“Bahasa daerah adalah identitas, harga diri, dan akar budaya masyarakat. Menjaga Bahasa Madura berarti menjaga warisan leluhur agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Bupati Achmad Fauzi usai menerima penghargaan.

Ia juga menegaskan bahwa revitalisasi bahasa daerah bukan sekadar program formalitas, melainkan bagian penting dari upaya menjaga jati diri masyarakat Madura di tengah perkembangan dunia modern.

Pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sendiri memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep karena dinilai mampu melibatkan banyak unsur masyarakat dalam menjaga kelestarian bahasa daerah, mulai dari tenaga pendidik, tokoh budaya, hingga generasi muda.

Dengan penghargaan nasional tersebut, Kabupaten Sumenep kembali menjadi contoh daerah yang sukses menjaga budaya lokal di tengah perkembangan globalisasi.

Masyarakat berharap penghargaan ini menjadi motivasi baru agar Bahasa Madura terus berkembang, dicintai, dan diwariskan kepada generasi penerus sebagai kebanggaan masyarakat Madura dan Indonesia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan