Example floating
Example floating
Berita

Empat Awak KLM Kembang Kurma Hilang Kontak, Pemdes dan Warga Sapeken Lakukan Pencarian di Tengah Cuaca Ekstrem

194
×

Empat Awak KLM Kembang Kurma Hilang Kontak, Pemdes dan Warga Sapeken Lakukan Pencarian di Tengah Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, pilarjatim.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Sapeken bersama masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian terhadap KLM Kembang Kurma yang dilaporkan hilang kontak sejak tanggal 4 Februari. Kapal tersebut diketahui membawa muatan sembako dan bahan bangunan dari Banyuwangi dengan tujuan Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep.

Hingga hari ini, keberadaan kapal beserta empat orang awak kapal belum juga ditemukan. Pencarian telah memasuki hari keempat dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemdes Sapeken, masyarakat nelayan, hingga tim SAR dari Banyuwangi.

Kepala Desa Sapeken, Joni Junaidi, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan menggunakan KLM Sapeken Bersatu, sejumlah perahu milik warga, serta dukungan tim SAR. Area pencarian difokuskan di perairan Lombok hingga pulau-pulau kecil di wilayah Sumbawa, menyesuaikan dengan arah arus laut dan informasi terakhir yang diterima.

“Pencarian sudah dilakukan selama empat hari, menyisir wilayah Lombok dan pulau-pulau kecil di sekitar Sumbawa. Kami bergerak semaksimal mungkin dengan segala keterbatasan,” ujar Joni Junaidi.

Menurut keterangan yang diterima Pemdes Sapeken, KLM Kembang Kurma diduga telah tenggelam. Namun, harapan masih ada setelah diketahui bahwa pada tanggal 4 Februari, awak kapal sempat melakukan panggilan telepon.

“Informasi terakhir, para awak kapal sempat menghubungi dan menyampaikan bahwa mereka berada di atas rakit darurat. Rakit itu dibuat dari sterofoam atau boks ikan sebelum kapal benar-benar tenggelam. Kemungkinan saat itu mereka masih mendapatkan sinyal,” jelasnya.

Kondisi cuaca ekstrem yang melanda perairan sekitar Madura dan Nusa Tenggara menjadi tantangan besar dalam proses pencarian. Gelombang tinggi dan angin kencang memperlambat pergerakan kapal pencari dan meningkatkan risiko di laut.

Atas nama pemerintah desa, Joni Junaidi menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh tim pencari diberikan keselamatan, serta empat awak kapal KLM Kembang Kurma dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami berharap semua yang terlibat pencarian tetap diberikan keselamatan. Cuaca sangat tidak bersahabat. Semoga keempat awak kapal bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tuturnya.

Pemdes Sapeken juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah dan instansi terkait, khususnya dalam penguatan sistem Search and Rescue (SAR) di wilayah kepulauan, mengingat tingginya aktivitas pelayaran masyarakat yang sangat bergantung pada jalur laut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan masyarakat Sapeken tetap menunggu kabar baik dengan penuh harap dan doa.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan