SUMENEP, pilarjatim.id – Suasana penuh kehangatan dan haru mewarnai kegiatan santunan anak yatim dan lansia jompo yang digelar Pemerintah Desa Arjasa, Kabupaten Sumenep, Rabu (18/03/2026) di balai desa setempat.
Di bulan suci Ramadan yang sarat makna ini, kebersamaan terasa begitu kental. Senyum tulus para penerima manfaat, doa yang lirih, serta sapaan hangat antarwarga menjadi gambaran nyata bahwa nilai kemanusiaan masih tumbuh subur di tengah masyarakat.
Kegiatan santunan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa terhadap warganya yang membutuhkan. Tidak sekadar berbagi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan para lansia yang kerap luput dari perhatian.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Desa Arjasa menggandeng Jam’iyah Sholawat Burdah serta Fatayat NU Arjasa, yang turut menghadirkan nuansa religius dan ketenangan batin dalam setiap rangkaian kegiatan.
Kepala Desa Arjasa, Nurul Anwar, menyampaikan bahwa sebanyak 150 paket santunan disalurkan kepada anak yatim dan lansia jompo. Setiap paket bernilai kurang lebih Rp450 ribu, berisi kebutuhan pokok yang diharapkan mampu meringankan beban mereka.
“Ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk kasih sayang dan kepedulian kita bersama. Kami ingin memastikan bahwa mereka juga merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan,” ujarnya dengan penuh harap.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah dengan ikhlas berbagi rezeki, sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Semoga setiap kebaikan ini menjadi amal jariyah dan dibalas dengan keberkahan yang berlipat,” tambahnya.
Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan masyarakat. Lantunan sholawat yang mengalun pelan seakan menguatkan pesan bahwa berbagi adalah bagian dari iman.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan, langkah sederhana yang dilakukan Desa Arjasa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan empati masih hidup di tengah masyarakat. Ramadan pun kembali menghadirkan makna sejati—menebar kebaikan, merajut kebersamaan, dan menguatkan rasa kemanusiaan.













